Sunday, October 20, 2013

Bertani Sambil Berselancar


Bertani Sambil Berselancar, di Desa Melung Banyumas yang terletak dibawah kaki gunung slamet jawa tengah. Para Petani dapat Bertani Sambil Berselancar, ini merupakan ide yang terlahir dari seorang mantan kepala desa Bapak Budi, beliau merupakan lulusan sarjana pertanian, Informasi Telekomunikasi baginya dalah hobi semata. Peran bapak budi di Desa Melung sangat membantu para masyarakat, beliau membuat trobosan baru dengan membuat fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh semua warga di Desa Melung Khususnya. Trobosan yang beliau buat adalah dengan membuat titik-titik hotspot di Desa Melung, karena sangat sulitnya informasi didapatkan di Desa melung maka Bapak Budi memperoleh inspirasi bagaimana agar warga desa dapat mendapatkan informasi dengan cepat dan efisien, maka terlahirlah ide untuk membuat wifi untuk semua warga di Desa.

Pada awal mula pembuatan titik hotspot didesa tersebut, Bapak budi dan para warga melakukan pengumpulan dana dengan mengajak sekolah-sekolah yang berada di Desa Melung untuk bekerjasama dengan para warga, setelah setahun dana terkumpul dengan bantuan anggaran Desa yang digunakan terciptalah titik hotspot untuk pertama kalinya di Desa tersebut, pada awalnya hanya satu titik namun hingga 2013 sudah mencapai 7 titik, bahkan disekitaran sawah terdapat titik-titik hotspot sehingga para petani dapat Bertani Sambil Berselancar. 

Kesulitan yang dialami Bapak Budi dan para warga sangatlah banyak, dari para warga yang awan dengan Komputer, namun Bapak Budi tidak kehabisan akal beliau mengenalkan komputer kepada warga secara perlahan dari mulai mengetik, menghidupkan komputer dan mengolah data. Bapak budi juga memberi tahu kepada warga bahwa komputer tidak hanya untuk menyimpan data, namum komputer dapat berinteraksi dengan dunia luar. Dimana agar komputer dapat berinteraksi dengan dunia luar dibutuhkan yang namanya internet, dengan internet para warga dapat mengetahui informasi terkini, seperti harga komuditi terkini dan apa saja yang terjadi diluar. 

Trobosan ini sampai sekarang masih bejalan di Desa Melung dengan biaya yang dianggarkan oleh APBD desa untuk memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan informasi. Sekarang Desa Melung mulai dikenal oleh dunia luar bukan hanya di Indonesia bahkan sampai ke Mancanegara, banyak para turis yang berwisata di Desa tersebut, kebanyakan turis yang datang ke Desa tersebut berasal dari Belanda, French, Australia dan Inggris.

Ditulis Oleh : Afif Saifuddin // 5:17 AM
Kategori:

0 komentar :

Post a Comment